Aku terjebak dalam situasi yang dibuat oleh diriku sendiri. Memilih jalan yang saat ini aku lalui, mengubur semua angan dan cita-cita. Memusnahkan semua harapan dan keinginan. Semua yang terjadi saat ini adalah salahku. Kesalahan yang disebabkan oleh ketidak beranian. Tidak berani mengungkapkan apa yang aku rasakan kepada kedua orang tua, tidak berani mempertahankan apa yang aku cita-citakan sejak dulu, tidak berani menunjukkan kelebihan dan kemampuanku.Semua karena rasa takut yang dibentuk oleh fikiranku sendiri. Satu-satunya penghalang yang sangat sangat menghancurkan hidupku.Saat ini belum terlambat. Aku tahu itu !Dan aku tidak akan pernah lagi mengubur mimpi itu. Mimpi itu ada untuk diwujudkan. Bukan hanya terawetkan sebagai mimpi yang tak berguna. Mimpi itu adalah cita-citaku. Impian terbesar yang sejak lama bertahta dalam diriku yang selalu berusaha aku lupakan. Nyatanya, mimpi itu tetap setia menungguku bangun dan menyadari kehadirannya.Setega itukan aku membuang mimpi itu tanpa pernah mengusahakannya menjadi nyata?
Tuesday, January 15, 2013
From Me : Masih tentang mimpi dan Harapan
Tuesday, January 15, 2013
From Me : Masih tentang mimpi dan Harapan
Aku terjebak dalam situasi yang dibuat oleh diriku sendiri. Memilih jalan yang saat ini aku lalui, mengubur semua angan dan cita-cita. Memusnahkan semua harapan dan keinginan. Semua yang terjadi saat ini adalah salahku. Kesalahan yang disebabkan oleh ketidak beranian. Tidak berani mengungkapkan apa yang aku rasakan kepada kedua orang tua, tidak berani mempertahankan apa yang aku cita-citakan sejak dulu, tidak berani menunjukkan kelebihan dan kemampuanku.Semua karena rasa takut yang dibentuk oleh fikiranku sendiri. Satu-satunya penghalang yang sangat sangat menghancurkan hidupku.Saat ini belum terlambat. Aku tahu itu !Dan aku tidak akan pernah lagi mengubur mimpi itu. Mimpi itu ada untuk diwujudkan. Bukan hanya terawetkan sebagai mimpi yang tak berguna. Mimpi itu adalah cita-citaku. Impian terbesar yang sejak lama bertahta dalam diriku yang selalu berusaha aku lupakan. Nyatanya, mimpi itu tetap setia menungguku bangun dan menyadari kehadirannya.Setega itukan aku membuang mimpi itu tanpa pernah mengusahakannya menjadi nyata?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment