Rasanya kata ‘Dinati Joseon’ sudah sangat familiar di telinga kita ya? Benar gak?
Yuupp.. Dinasti Joseon ini sering banget terdengar di Serial Drama Saeguk. Yang baru aku tahu sih cuma The Duo/Jjak Pae, Wind of The Palace, dan Dong Yi. Ayoo ada lagi gak yang tahu apa lagi?? Kalo ada kasih tau aku yaa :D
Nahh .. kira-kira bagaimana ya sejarah Dinasti Joseon? Apa sama seperti yang tergambar dalam film?
Karena aku juga penasaran dengan sejarah dari Dinasti Joseon, yuukk kita pelajarin sama-sama :D
Dinasti Joseon
Dinasti Joseon didirikan oleh Jenderal Yi Seong-gye pada tahun 1392 setelah Goryeo tumbang. Nama Joseon diberikan sebagai penghormatan bagi kerajaan Gojoseon yang merupakan kerajaan pertama di Korea. Yi Seong gye memindahkan ibukota ke Hanseong dan membangun Gyeongbokgung ( Istana di sebelah utara kota Seoul ) serta mengesahkan Kongfusianisme ( agama Konghuchu ) sebagai agama negara yang membuat para pendeta Buddha kehilangan kekayaan dan kemakmuran.
Pada masa Dinasti Joseon mengalami perkembangan yang pesat dalam bidang Ilmu pengetahuan dan Kebudayaan. Pada masa Dinasti Joseon ini Abjad Hangeul pertama kali di temukan pada tahun 1443 oleh Raja Sejong. Hangeul menjadi Abjad Korea hingga saat ini.
Dinasti Joseon merupakan Kerajaan dengan pemerintahan terpanjang di Asia Timur dalam Milenium terakhir. Dinasti Joseon dapat bertahan selama 5 Abad lebih, yakni sejak berdirinya pada Juli 1392 hingga Agustus 1910. Penyebab berakhirnya Dinasti Joseon saat dimulainya penjajahan Jepang pada tahun 1910.
Keadaan Sosial era Joseon
Pengelompokan keadaan atau status sosial pada era Joseon dilakukan berdasarkan sistem Konfusius oleh Yangban ( 2 kelompok kelas ). Yangban terdiri dari kelompok Militer dan Birokrat. Seluruh negeri mengadopsi sistem kelas sosial ketat, dengan Raja ( Wang ) di puncak, Bangsawan ( Yangban ) dibawahnya, Chungin atau pegawai pemerintah berada di bawah nya lagi.
Dalam era Joseon 30% - 40% masyarakatnya adalah kaum Budak yang mengerjakan pekerjaan kasar seperti tukang daging dan pembuat sepatu.
Sedangkan Rakyat jelata atau Sangmin umumnya berprofesi sebagai nelayan, petani, dan pekerja dibawah kelas Chungin. Semua Sangmin dapat mencapai posisi Yangban.
Ekonomi
Joseon memiliki keadaan ekonomi yang stabil terutama pada masa pemerintahan Raja Sejong. Joseon memiliki pelabuhan dagang besar yang ramai oleh pedagang internasional, salah satunya terletak di Pyongnam. Prosuksi lokal korea seperti gingseng, perak, kain sutera, dan porselen banyak diminati oleh pedagang internasional. Perubahan paham dari Buddhisme menjadi Konfusius berpengaruh terhadap produksi dan nilai jual keramik. Keramik hijau yang diwariskan dari zaman Goryeo diganti dengan keramik putih khas Joseon dan jenis keramik ini tidak disukai oleh pedagang Tiongkok dan Arab.
Kebijakan membayar upeti secara rutin kepada Tiongkok memaksa Joseon menghentikan produksi barang mewah seperti Emas dan Perak dan hanya mengimpor produk penting dari Jepang.
Ekonomi Joseon juga pernah mengalami kesulitan. Selai karena serangan jepang tahun 1592-1598, juga dikarenakan terbongkarnya sekandal korupsi internal, suap, dan pajak yang tinggi.
Iptek dan Budaya
Era Joseon mengalami dua periode perkembangan budaya yang signifikan. Beberapa karya budaya yang dihasilkan adalah Upacara teh (Dado), arsitektur taman Korea, dan banyak benteng, pelabuhan dagang, dan istana yang dikonstruksikan.
Era Joseon mengungguli bidang ilmu pengetahuan, terlebih dengan di temukannya beberapa penemuan seperti jam matahari pertama di Asia dan jam tenaga air pertama di dunia. Ilmuan Jang Yeong sil menciptakan alat pengukur hujan pertama di dunia.
Invasi ke Joseon
- Invasi Jepang
Invasi Jepang ke Korea di mulai pada tahun 1592 hingga 1598. Panglima perang Jepang, Toyotomi Hideyoshi berambisi menududuki Tiongkok dan menginvasi Joseon. Kurangnya informasi mengenai kemampuan militer musuh, adanya perpecahan didalam kabinet kerajaan, dan gagalnya usaha diplomasi, menyebabkan buruknya persiapan Joseon. Dalam waktu beberapa bulan Jepang berhasil menduduki Semenanjung, Hanseong, Pteongyang.
Bantuan dari para budak yang berontak sangat membantu pertahanan Jepang. Mereka membakar dan meruntuhkan istana Gyeongbok dan perpustakaan catatan budak. Admiral Yi Sun shin dibantu rakyat dan bantuan pasukan yang diberikan Ming dalam jumlah besar berhasil menuai kemenangan. Admiral Yi mengambil alih kendali perairan dengan menghabisi kapal-kapal suplai Jepang. Pada tahun 1953 mereka berhasil menakhlukan pasukan Hideyoshi. Kemenangan Joseon terhadap jepang justru meninggalkan kerugian materi besar. Lahan pertanian, saluran irigasi, fasilitas desa, dan pertokoan rusak berat. Ratusan ribu penduduk tewas, jutaan lain menderita kerugian materi yang sangat berat. Puluhan ribu seniman, pengrajin, dan pekerja terbunuh dan diculik ke Jepang.
Para samurai juga merampok harta bersejarah Korea. Pada tahun 1598 para samurai memotong lebih dari 38.000 telinga dan hidung orang-orang Korea sebagai Trofi dan membangun Monumen Mimizuka di Kyoto.
Setelah perang berakhir, Joseon memutuskan jalur daratan Asia. Jepang tidak dapat menikmati teknologi yang dimiliki daratan Asia. Namun setelah Toyotomi Hideyoshi meninggal, Jepang dibawah pimpinan Keshogunan Tokugawa melaksanakan perjanjian dengan Joseon agar dibuka kembali jalur darat Asia dan Tokugawa membebaskan 3000 tahanan Joseon.
- Invasi Manchu
Pasca invasi Jepang, Joseon mulai mengisolasi diri dengan membatasi hubungan dengan negara lain.
Walau demikian, hubungan dagang tetap berjalan dengan Mongolia, Tiongkok, Asia Utara, dan Jepang. Khusus dengan Jepang, perdagangan dibatasi dengan menunjuk utusan khusus untuk mencegah pembajakan di laut.
Manchu melakukan dua kali invasi ke Joseon. Pertama, pada tahun 1627 dan tahun 1637.
Akhir Dinasti Joseon
Penjajahan Jepang atas Korea. Rusia dan Tiongkok adalah payung bagi Korea yang melindunginya dari invasi langsung. Namun karena kekalahan Rusia dan jatuhnya Tiongkok ketangan Jepang, Korea hanya tinggal mengandalkan belas kasihan Jepang.
Dalam Perjanjian Portsmouth yag terjadi setelah berakhirnya perang Russo-Jepang, jalan Jepang ke Korea semakin terbuka. Setelah menandatangani Perjanjian Portektorat tahun 1905, Korea menjadi Portektorat Jepang dengan Gubernur Jenderal pertama Ito Hirobumi. Ito Hirobumi tewas dibunuh oleh nasionalis Korea bernama Ahn Jung-geun yang menyebabkan jepang menjajah Korea pada tahun 1910.
Setelah melakukan Invasi dan Aneksasi secara de facto tahun 1910, para Pangeran dan Putri kekaisaran dipaksa meninggalkan Korea dan pergi ke Jepang untuk belajar atau menikah.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Korea ; http://id.wikipedia.org/wiki/Dinasti_Joseon ; http://www.anneahira.com/sejarah.htmBeberapa Arsip Dinasti Joseon :



Keluarga Kerajaan :

K-Drama tentang Dinasti Joseon :

Windo of the Palace
The Duo
Jewel in the Palace
The Moon that Emberassed the Sun
Need Comment Please ..
Saling berbagi Informasi Yukk...
kalau ada Postingan yang salah, tolong perbaikannya ya..
aku juga sama-sama belajar..
= big thanks for coming to my Blog.. Really thanksfull for your comment =
- Have a Beautiful Day -
With Love,
-:: iGIT YNP ::-






0 comments:
Post a Comment