Tips
Menjaga Hubungan Ala ABG Labil :D
Hhmm.. hal pertama yang terpenting dari suatu
hubungan itu adalah KOMUNIKASI.
Untuk menjalin hubungan yang baik, komunikasi emang wajib banget diperhatiin.
Kenapa? Supaya kita bisa sama-sama tahu dan gak salah paham. Dari pengamatan
aku pribadi ya, banyak banget pasangan-pasangan yang hubungannya kandas ditengah jalan hanya karna
miskomunikasi, atau salah paham dan di dukung dengan ego yang tinggi. Hhmm.. yakin
deh, makin cepat aja putusnya.
Saran
aku : coba deh mulai dari
sekarang, atau kalo yang baru jadian nih, bicarain sama pasangan, buat
komitmen, dan janjian nih kalau nanti ada sesuatu yang mengganjal tentang
pasangan, diomongin baik-baik deh, bilang aja jujur. Dan untuk yang menerima kritikan, selagi
pasangan kamu mengkritik kearah yang baik, apa salahnya di terima dulu, dan
kamu pikirkan, siapa tahu yang dia bilang benar, kalo bisa membuat kamu lebih
baik, apa salahnya di coba? Kalo menurut kamu itu bukan kamu banget dan menurut
kamu ga baik, ya jangan dilakuin, tapi kasih penjelasan juga ke dia dengan ngga
membuat dia kecewa pastinya.
Yakin deh semua
yang dibicarakan dengan baik, pasti akan menghasilkan sesuatu yang baik juga. J
Yang kedua, jaga ego masing-masing. Nahh.. ini udah
mulai susah nih.. setiap manusia itu
pasti punya ego yang beda-beda kan? Untuk yang satu ini, coba deh saling
mengerti. Kalau salah satu lagi ada yang
emosi, pasangannya bisa lebih sabar dan mengalah. Tapi, jangan terlalu sering
mengalah juga, diliat perkembangan pasangannya juga, kalo dia bisa jadi lebih
baik, ya bagus, tapi kalo dia malah jadi semena-mena dengan kesabaran kita, yah
kita juga harus tegas dong.. biar kita gak di tindas sama pasangan.
Oia, satu lagi,
kalo emosinya dia udah mulai reda, coba bicarakan baik-baik masalahnya, kenapa
dia bisa sampai kaya gitu.
Cara lain kalau
kita juga gak bisa jaga emosi, atau ego kita sama-sama tinggi, coba deh kasih
kesempatan pasangan kamu sendiri dulu, diemin dia, tapi gak diem total,
sedikit-sedikt kamu kasih perhatian, misalnya dengan hanya kirim pesan “jangan
lupa makan ya” atau pesan singkat yang bisa buat dia sadar kalo kita peduli.
Insyaallah pasangan kita akan mikir dan bersikap baik lagi.
Berikutnya, menerima kekurangan yang dimilikinya.
Hhmm.. untuk yang satu ini, memang agak susah ya... mungkin yang paling berat,
ya di fase ini. Seseorang pernah bilang ke aku, “mencintai seseorang memang
mudah, tapi, cinta yang sempurna adalah jika kita bisa mencintai kekurangan
dia, dan melengkapinya dengan kelebihan yang kita punya.”
Intinya adalah,
jangan lihat seseorang dari kelebihan yang dia miliki, coba belajar melihat
dari sisi lainnya. Dan jangan pernah mencintai seseorang hanya karna fisiknya
yang indah, wajahnya yang anggun/cantik/tampan, harta, kedudukan, materi, atau
apapun yang sifatnya fisik, yang kita bisa melihat dengan mata kita. Tapi, coba
lihat sisi lain dari dia, misalnya dari kepribadiannya, dari smart-nya, dan
dari hatinya, dari apa yang telah ia lakukan, dan jangan lupa lihat dari apa
yang pernah ia berikan, bukan berupa harta atau apa lah, tapi dalam bentuk
perhatian, kasih sayang tulusnya, perkataannya yang pernah membuat kita
semangat, pengorbanannya, dan sebagainya lah, yang gak pernah kita sadari.
Kecantikan abadi
adanya dihati kita. Kebahagiaan dicapai gak hanya dengan fisik yang indah,
wajah yang cantik/ganteng, materi yang melimpah. Percuma aja kan punya
pacar/pasangan yang wajahnya oke, yang bisa dipamerin kesemua orang, tapi,
dibalik hatinya ada dendam, atau hanya untuk main-main dan senang-senang, gak
sopan, gak ramah, kasar, atau apalah yang membuat kita gak nyaman. Atau
pasangan kita nih orang tajir banget, rumahnya 20 tersebar di seluruh perumahan
elit, mobil nya berjejer semua merk yang mahal-mahal, tapi, playboy, sombong,
gak baik, atau apalah, sama aja kan? Apa kita bisa bahagia hanya dengan harta?
Ehehehehe...
Tips selanjutnya.. coba deh buat ngerefrash hubungan kalo
udah mulai jenuh atau bosan. Namanya manusia, pasti lah ada rasa bosan, apa
lagi kalo udah jalanin hubungan yang lumayan lama, sama orang yang itu-itu aja,
udah tau baik-burukya (misalnya). Hhmm.. gak ada salahnya kan di refresh
dulu.. ungkapin aja ke pasangan dengan
nada yang halus, refresh gak harus putus atau punya pacar baru kok. Bisa aja
dari frekuensi smsan, telpon-telponan, ketemuan nya dikurangin dan dibuat lebih
ke-temen, misalnya yang biasa pake “sayang”, jadi “aku-kamu” atau sms yang
biasanya tiap menit,tiap detik, di buat seperlunya aja. Ketemu yang biasanya 2
hari sekali, jadi seminggu sekali atau sekangennya. Rasa kangen pasti ada kok,
kalo cinta masih ada. Ini bisa jadi pembuktian juga, giman kita, kalo tanpa
dia, kita masih sayang atau nggak sama pasangan.
Kalo udah gak
sayang, yaaa.. gak tau deh, gak bisa kasih saran apa-apa.. hehe..
Menetap sejak tanggal, 18 Juni 2011
Pukul, 21.08



0 comments:
Post a Comment